Rabu, 07 Desember 2016

Bambu - Sang Penegak - Filosofi Kehidupan - Way Of Life

Filosofi Pohon Bambu

Tahukah anda bahwa pohon bambu tidak akan menunjukkan pertumbuhan berarti selama 5 tahun pertama.

Walaupun setiap hari disiram & dipupuk, tumbuhnya hanya beberapa puluh centimeter saja.

Namun setelah 5 tahun kemudian, pertumbuhan pohon bambu sangat dahsyat & ukuran nya tidak lagi dalam hitungan centimeter melainkan meter.

Lantas sebetulnya apa yang terjadi pada sebuah pohon bambu ???

Ternyata selama 5 tahun pertama, ia mengalami pertumbuhan dahsyat pada akar (BUKAN) pada batang, yang mana daripada itu, pohon bambu sedang mempersiapkan pondasi yang sangat kuat, agar ia bisa menopang ketinggian nya yang berpuluh puluh meter kelak dikemudian hari.

MORAL OF THE STORY
Jika kita mengalami suatu hambatan & kegagalan, bukan berarti kita tidak mengalami perkembangan, melainkan justru kita sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa didalam diri kita.

Ketika kita lelah & hampir menyerah dalam menghadapi kerasnya kehidupan, jangan pernah terbersit pupus harapan.

Ada pameo yang mengatakan “the hardest part of a rocket to reach orbit is to get through the earth’s gravity” (“bagian terberat agar sebuah roket mencapai orbit adalah saat melalui gravitasi bumi”).

Jika kita perhatikan, bagian peralatan pendukung terbesar yang dibawa oleh sebuah roket adalah jet pendorong untuk melewati atmosphere & gravitasi bumi.

Setelah roket melewati atmosphere, jet pendorong akan dilepas & roket akan terbang dengan bahan bakar minimum pada ruang angkasa tanpa bobot, melayang ringan, & tanpa usaha keras.

Demikian pula dengan manusia, bagian TERBERAT dari sebuah KESUKSESAN adalah disaat awal seseorang MEMULAI USAHA dari sebuah perjuangan, karena segala sesuatu terasa begitu BERAT & PENUH TEKANAN.

Namun bila ia dapat melewati batas tertentu, sesungguhnya seseorang dapat merasakan segala kemudahan & kebebasan dari tekanan & beban.

Namun sayangnya, banyak orang yang MENYERAH disaat tekanan & beban dirasakan terlalu berat, bagai sebuah roket yang gagal menembus atmosphere.

Buya Hamka berkata “kalau hidup sekedar hidup, babi di hutan juga hidup &  kalau kerja sekedar kerja, kera juga bekerja”.

Ketika pohon bambu ditiup angin kencang, ia akan merunduk, tetapi setelah angin berlalu, dia akan tegak kembali, laksana perjalanan hidup seorang manusia yang tak pernah lepas dari cobaan & rintangan.

Maka jadilah seperti pohon bambu !!!

Fleksibilitas pohon bambu mengajarkan kita sikap hidup yang berpijak pada keteguhan hati dalam menjalani hidup, walaupun badai & topan menerpa.

Tidak ada kata menyerah untuk terus tumbuh, tidak ada alasan untuk terpendam dalam keterbatasan, karena bagaimanapun pertumbuhan demi pertumbuhan harus diawali dari kemampuan untuk mempertahankan diri dalam kondisi yang paling sulit sekalipun.

Pastikan dalam hari hari kedepan, hidup kita akan MENJULANG TINGGI & menjadi PEMBAWA BERKAT bagi sesama, seperti halnya pohon bambu.

Selamat Pagi & Selamat Beraktifitas

Salam Dari Utara.

Abdul Ghofar, S.Pd.I
aghfa2009@gmail.com
WA. +628979964651. Call: +628568182855.

Rabu, 16 November 2016

Pengobatan Alternatif: Terapi Air Panas: HOT Water

Untuk berbagai macam keluhan penyakit seperti reumatik, asam urat, keseleo, stroke ringan, diabetes kering, lemah syahwat, dan lain-lain, silahkan Hubungi Telepon : (SMS) Bapak Suryadi: 085697036423.

Senin, 03 Oktober 2016

Rumah di Bekasi Dijual Rp550.000.000,-

Rumah dijual Cepat Rp550.000.000,-, lokasi : Kampung Srengseng Sukatani Kab. Bekasi. Luas area tanah +/- 300 meter persegi, ada kamar mandi satu, halaman samping kanan dan depan, dua kamar tidur sedang dan satu kamar tidur utama, gudang satu, Lokasi dekat ke Kantor Pos, RS, Indomaret, Alfamart, SPBU, Masjid, Bank Mandiri, BRI, BJB, kantor Kecamatan, kontak: 08568182855, 08979964651 (WA), BBM PiN: 5c8962d2.

Selasa, 13 September 2016

Kamaa qaala Imam 'Ali bin Abi Thalib:

Bismillah... "Akan datang suatu masa, Dan aku khawatir terhadap masa itu."
1. Di mana keyakinan hanya tinggal di dalam pemikiran.
2. Di mana keimanan tak berbekas dalam perbuatan.
3. Banyak orang baik tapi tak berakal.
4. Ada pula yang berakal tapi tak beriman.
5. Ada yang lidahnya fasih tapi hatinya lalai.
6. Ada pula yang khusyu' tapi sibuk menyendiri.
7. Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis.
8. Ada pula ahli maksiat tapi rendah hati.
9. Ada yang bahagia tertawa tapi hatinya berkarat.
10. Ada pula yang sedih menangis tapi kufur nikmat.
11. Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat.
12. Ada pula yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut.
13. Ada yang berlisan bijak tapi tidak memberi teladan.
14. Ada pula pelacur tapi menjadi figur.
15. Ada yang memiliki ilmu tapi tidak paham.
16. Ada pula yang paham tapi tidak menjalankan.
17.Ada yang pintar tapi membodohi.
18. Ada pula yang bodoh tapi tidak tahu diri.
19. Ada yang beragama tapi tidak berakhlak.
20. Ada pula yang berakhlak tapi tidak ber-TUHAN.
(Ali bin Abi Thalib)

Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Amin.

Sekilas Info;
Info Bisnis, silahkan kontak Admin: Telepon: 08568182855 - W.A. 08979964651. Pin BBM : 5c8962d2. Email: aghfa2009@gmail.com. FB: Facebook.com/abdul.ghofar1.

Senin, 12 September 2016

Filosofi gula & Kopi

☕ Kasus 1 Jika kopi terlalu pahit Siapa yang salah? Gula lah yg di salahkan karena terlalu sedikit hingga "rasa" kopi pahit Kasus 2 Jika kopi terlalu manis Siapa yg di salahkan? Gula lagi karena terlalu banyak hingga "Rasa" kopi manis Kasus 3 Jika takaran kopi & gula balance Siapa yg di puji...? Tentu semua akan berkata... Kopinya mantaaap Kmn gula yg mempunyai andil Membuat "rasa" kopi menjadi mantaaap Mari Ikhlas seperti Gula yg larut tak terlihat tapi sangat bermakna. Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS... bukan KOPI GULA... Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS... bukan TEH GULA... ORANG menyebut ROTI MANIS... bukan ROTI GULA... ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU.... padahal BAHAN DASARnya GULA.... Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS... akan tetapi apabila berhubungan dgn Penyakit, barulah GULA disebut..PENYAKIT GULA BEGITUlah HIDUP.... Kadang KEBAIKAN yang Kita TANAM tak pernah diSEBUT Orang.... Tapi kesalahan akan dibesar-besarkan... IKHLASlah seperti GULA... LARUTlah seperti GULA... Tetap SEMANGAT memberi KEBAIKAN...!!!! Tetap SEMANGAT menyebar KEBAIKAN..!!! Karena KEBAIKAN tidak UNTUK DISEBUT... tapi untuk DIRASAkan... 👍👍👍 I love you Full.

Selasa, 30 Agustus 2016

Kata kata "sekedar"

hati gembira ria riang ria senang bahagia suka-cita girang pesta-pora menari menyanyi selamanya senantiasa.